Demi Sang Pacar, Gadis Ini Oplas 30 Kali Dalam 6 Bulan! Tapi Hasilnya Malah Bikin Dia Menyesal!

Demi mendapatkan perhatian dari lawan jenis, banyak orang yang kemudian mengupayakan berbagai macam cara. Salah satu contohnya adalah seorang gadis yang rela menjalani oplas untuk mendapatkan penampilan yang lebih sempurna ini.

Namanya adalah Berry Ng. Semuanya berawal dari kejadian 5 tahun lalu saat Berry masih berusia 17 tahun. Menurut berita yang beredar, Berry melakukan oplas karena merasa iri dengan para model. Padahal, jika diperhatikan dengan teliti, sebenarnya tidak ada yang salah dengan penampilan Berry saat itu.

Sponsored Ad

Berry kemudian melihat sebuah klinik kecantikan yang memberi penawaran khusus bagi pelajar. Dengan membayar 799 dolar Hong Kong atau sekitar 1,3 juta rupiah, dia bisa mendapatkan 3 kali suntikan. Namun, setelahnya Berry malah dibujuk pegawai di klinik itu untuk melakukan lebih. Hal itu membuatnya mengeluarkan uang hingga 17 ribu dolar Hong Kong atau sekitar 23 juta rupiah.

Sponsored Ad

Sejak saat itulah, Berry mengaku mulai ketagihan melakukan oplas. Berry terus mengeluarkan uang lebih banyak untuk mendapatkan kecantikan yang sempurna. Berry paling banyak melakukan oplas di usianya yang ke 21 tahun. Aksinya ini dipicu oleh kritikan dari sang pacar yang berusia 9 tahun lebih tua darinya.

Sponsored Ad

Saat itu, Berry merasa rendah diri dan tak percaya diri. Ditambah lagi, pacarnya terus menerus mengkritik penampilannya dan membandingkannya dengan gadis lain. Hal ini membuat Berry nekat melakukan 30 kali oplas dalam jangka waktu 6 bulan. Semua itu hanyalah demi mendapatkan pujian dari sang kekasih.

Sponsored Ad

Berry mengubah hampir seluruh bagian wajahnya, mulai dari dahi, mata, pipi, hidung, bahkan hingga dagu. Namun, walaupun telah berkorban banyak, sang pacar tetap tidak pernah memberikan pujian dan malah semakin mengkritiknya. Sang pacar bahkan mulai mengkritik bagian tubuh Berry lainnya. Dia menganggap gunung kembar Berry terlalu kecil. Akhirnya, Berry pun melakukan pembesaran gunung kembarnya. Tapi, setelah selesai menjalaninya, sang pacar malah mengatakan bahwa dia tidak pernah menyuruh Berry melakukan pembesaran gunung kembarnya.

Sponsored Ad

Dari serangkaian oplas tersebut, Berry mengatakan bahwa saat paling menyakitkan bukanlah ketika dia menjalaninya, melainkan ketika melihat ibunya yang menangis saat melihat perjuangan Berry di masa pemulihan. Pada saat itulah Berry tersadar dan memutuskan untuk berhenti melakukan oplas.

Sponsored Ad

Melalui video yang dibuatnya, Berry ingin memberikan peringatan untuk orang-orang yang mengalami masalah yang sama dengannya supaya tidak melakukan hal serupa. Setelah video itu tersebar, banyak perempuan yang mengirim pesan dan mengaku mengalami masalah yang sama dengan Berry. Mereka mengatakan bahwa pasangannya selalu melihat kekurangan dalam penampilannya.

Sponsored Ad

Berry mengaku ingin kembali ke penampilannya yang semula jika memungkinkan. Tapi, tentu saja bukan melalui cara oplas. Meski mendapatkan banyak komentar negatif, tapi Berry tidak mau ambil pusing.

Semoga saja pengalaman Berry ini juga bisa memberikan pelajaran bagi kita. Tidak selamanya oplas bisa menjadi solusi untuk permasalahan yang kita hadapi. Jadi, berpikirlah matang-matang sebelum mengambil keputusan.


Sumber: tribunnews


Kamu Mungkin Suka