Beginilah Reaksi Memilukan Istri Almarhum Herman Seventeen Saat Dengar Lagu "Kemarin" Diputar!

Musibah tsunami Banten yang merenggut nyawa Herman Seventeen masih menyisakan duka mendalam bagi sang istri, Juliana Mochtar.

Sponsored Ad

Bahkan, Herman Seventeen dan Juliana Mochtar sudah mempersiapkan lagu untuk mereka berdua.

"Kita tuh sebenarnya udah bikin lagu bareng. Ada studio kecil di rumah," ungkap Juliana dalam tayangan televisi The OK! Show yang disiarkan secara langsung di RCTI pada Kamis (3/1/2019).

"Sampai ada lagu Untuk Mencintaimu itu dia udah recycle buat saya. Saya udah ngisi suara di situ," lanjutnya.

Sponsored Ad

Juliana Mochtar ingat betul bagaimana sang suami yang sangat mengidolakan grup musik Queen menyampaikan kekagumannya karena hingga grup ini tiada, lagu-lagunya masih saja dikenang seluruh dunia sampai sekarang.

Tak disangka, hal itu lah yang saat ini terjadi pada Seventeen.

Sponsored Ad

Pascatsunami menghantam, personil Seventeen hanya menyisakan sang vokalis seorang, Ifan Seventeen, yang berhasil selamat.

Namun, karya Seventeen hingga kini masih terus dikenang dan dinikmati masyarakat meski para personilnya telah meninggal dunia.

"Ini sekarang di mana-mana muterin lagu dia. Sekarang orang membicarakan lagu dia. Dimana-mana pas saya ke Tidore itu semua lagu dia," ujar Juliana.

Sponsored Ad

Selalu teringat mendiang suami setiap kali mendengar lagu Seventeen, membuat Juliana tak sanggup menahan rasa kehilangan.

"Itu nggak sanggup denger. Salah satunya lagu Kemarin. Pas acara tahlilan aja diputer lagu itu saya spontan teriak, 'Berhenti! matiin!' Saya belum sanggup," ujarnya sambil menahan air mata.

Wanita yang akrab disapa Uly itu masih belum percaya bahwa suaminya kini telah tiada.

"Jadi saya tuh kayak mimpi. Seolah-olah dia nggak pulang ke rumah itu lagi konser," lanjut Juliana Mochtar.


Kamu Mungkin Suka